
Dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan dan manajemen kesiswaan, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang menggelar Workshop Pembinaan dan Pengembangan OSIS Jenjang SMP Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Selasa–Rabu, 15–16 September 2026 di SMP Negeri 2 Ungaran ini diselenggarakan berdasarkan Program Kerja Kursis SMP Tahun 2026. Langkah ini menjadi strategi penting sekolah untuk memperkuat kapasitas pembina kesiswaan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdisiplin tinggi, dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, SMP Negeri 2 Tengaran mengutus dua pembina OSIS untuk mengikuti rangkaian Workshop secara bergantian, yakni Bapak Restu Aji Wicaksono, S.Pd., M.Pd. mengikuti pada hari pertama dan Bapak Wahyu Rizky Wibowo, S.Pd. pada hari kedua.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pendalaman Teori dan Praktik Tata Upacara Bendera di Sekolah bersama tim dari KODIM 0714 Salatiga. Pelaksanaan sesi ini berlangsung dinamis melalui penguatan teori keprotokolan serta simulasi di lapangan. Para peserta dibekali pemantapan aba-aba baris-berbaris, formasi pengibar bendera, pembacaan naskah resmi, hingga pengaturan tempo demi menjaga kekhidmatan upacara di satuan pendidikan.

Agenda hari kedua dilanjutkan dengan sesi kajian administrasi dan manajemen kesiswaan interaktif bersama para pengawas Disdikbudpora Kabupaten Semarang. Bapak Rahmat Dhoni Wiryatmo, S.Pd., M.Pd. memaparkan Dasar Hukum dan Kebijakan Kesiswaan, Tata Kelola Administrasi, serta Strategi Membangun Organisasi OSIS SMP yang Kreatif, Relevan, dan Berdampak. Sesi berikutnya dipandu oleh Bapak Khoerudin, S.Pd., M.Pd. yang mengarahkan praktik penyusunan Program Kerja Kesiswaan, OSIS, dan Ekstrakurikuler agar terstruktur dan akuntabel.
Tak kalah penting, Workshop ini juga menghadirkan pemateri ahli untuk menjawab tantangan kesiswaan terkini. Bapak Setiawan Hendra Kelana, selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menyampaikan materi mengenai strategi pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Sesi workshop kemudian ditutup dengan pemaparan panduan bijak bermedia sosial bagi peserta didik yang disampaikan langsung oleh Bapak Ade Oesman, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan selama dua hari memberikan pembekalan yang saling melengkapi bagi para pembina OSIS. Pengalaman praktis tata upacara bendera di hari pertama terintegrasi secara harmonis dengan penguatan manajemen kesiswaan, penyusunan program kerja, pencegahan perundungan, hingga pendampingan peserta didik di era digital pada hari kedua. Seluruh dinamika ini menjadi tonggak penting dalam perbaikan mutu pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa.

Bagi SMP Negeri 2 Tengaran, partisipasi dalam Workshop ini menjadi batu pijakan strategis dalam merajut pembinaan kesiswaan yang kian terarah dan berkesinambungan. OSIS menjadi ruang belajar yang membekali siswa akan pentingnya saling menghargai, kepemimpinan yang memupuk rasa percaya diri,mencegah perundungan, dan bijak bermedia sosial. Dengan pembinaan yang makin terstruktur, SMP Negeri 2 Tengaran mantap menempa, mencetak dan mengantarkan para siswanya menjadi pribadi yang berintegritas, berdaya saing, serta siap mengukir prestasi terbaik!
*** WRW***