Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran: Guru SMP Negeri 2 Tengaran Ikuti Pengimbasan di SMPIT Nurul Islam Tengaran

Transformasi digital dalam dunia pendidikan kini menjadi pilar krusial bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global serta mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Berdasarkan kebijakan Direktorat SMP Kemendikdasmen 2026, percepatan digitalisasi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menjawab tuntutan perkembangan teknologi modern.

Arah kebijakan nasional ini diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan digitalisasi pembelajaran. Untuk mengimplementasikannya secara nyata di satuan pendidikan, kegiatan pengimbasan bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran” diselenggarakan di Aula SMPIT Nurul Islam Tengaran pada 15 dan 20 Oktober 2026.

Pada kegiatan ini, Budi Astuti, S.Pd.—guru SMPIT Nurul Islam Tengaran yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan khusus— membagikan pengetahuannya melalui program pengimbasan. Hadir sebagai peserta undangan, dua perwakilan pendidik dari SMP Negeri 2 Tengaran, Eka Septiana, S.Pd. dan Dinda Malyndra Mursito Putri, S.Pd., turut mengikuti kegiatan ini sebagai wujud komitmen sinergi antarsekolah dalam mendukung kemajuan teknologi pembelajaran.

Rangkaian Kegiatan Praktis dan Komprehensif

Pelatihan yang dibuka langsung oleh Kepala SMPIT Nurul Islam Tengaran, Iriyanti Dwi Hapsari, S.Pd. ini dikemas secara intensif melalui dua tahap utama:

  • Hari Pertama (Kamis, 15 Oktober 2026): Fokus pada pengenalan LMS, pre-test, pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP), serta praktik pembuatan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) hingga finishing proyek.
  • Hari Kedua (Selasa, 20 Oktober 2026): Berfokus pada penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbasis AI, pengenalan dan pembuatan LMS sederhana, praktik micro teaching, diakhiri dengan post-test dan pengunduhan sertifikat.

Estafet Pengimbasan untuk Mencapai Target Nasional

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini, para guru utusan yang menjadi peserta dijadwalkan untuk melakukan pengimbasan lanjutan kepada rekan-rekan sejawat di SMP Negeri 2 Tengaran. Langkah ini menjadi bagian penting dari rantai pengimbasan berefek berantai (multiplier effect) dalam mendukung program penguatan kapasitas pendidik.

Melalui pengimbasan secara bertahap ini, diharapkan target nasional sekitar 30.840 guru penerima manfaat program penguatan kapasitas dapat tercapai secara optimal. Upaya kolaboratif ini memastikan keberlanjutan pemanfaatan perangkat digital demi menciptakan suasana belajar yang interaktif, relevan, serta berpusat pada kebutuhan murid di seluruh Indonesia. (#Dinda)

#SMPN2Tengaran
#OptimalisasiDigital2026
#BanggaGRIDUTA

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Telegram

Tinggalkan komentar